Sidang Lanjutan Kembali Ricuh, Toni RM: Ririn Itu Tidak Kabur Namun Nuruti Ajakan Priyo

banner 120x600

Rednews.my.id, Indramayu — Sidang lanjutan kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Kelurahan Paoman, kecamatan/kabupaten Indramayu kembali ricuh, kerabat korban mengamuk dan berteriak-teriak meminta kepada terdakwa Ririn dan Priyo agar mengaki bahwa hanya dia berdua yang membunuh lima koban itu. Rabu (13/5/2026).

Kericuhan tesebut terjadi saat sidang terdakwa dengan kesaksian Ririn, kerabat korban tidak terima dengan pernyataan Ririn, mereka menuduh kedua terdakwa berbohong dan memberi keterangan palsu.

“Priyo dan Ririn itu bohong.. Karena mereka berdua itu pelaku pembunuhan keluarga kami dan Ririn kamu jangan bohong kalau kamu bohong ibu mu akan menangis” Teriaknya.

Dan dalam kericuhan tersebut sempat terjadi dorong-dorongan dan tarik-menarik anatara kedua pihak, disebabkan karena tim Toni RM melerai salah satu kerabat korban namun para kerabat korban mungkin salah paham dan ahkirnya keadaan sempat memanas.

Saat di wawancarai Toni RM pengacara terdakwa Ririn dan Priyo, mengatakan dalam kesaksiannya Ririn, kalau menurut cerita Ririn itu tidak kabur namun menurut perintah Priyo, Ririn mengetahui pembunuhan juga dari lihat medsos saat di Taman RTH Jatibarang.

“Setelah tahu pembunuhan itu, Ririn telfon Lela istrinya Evan, Lela pun menjawab ia dan mengatakan Evan juga ditangkap Polisi, kemudian Ririn pun telfon Irvan alias Aweng menyatakan yang sama, Irvan pun menjawab ia tetapi nama-namanya belum jelas dan pertanyaan yang sama ditanyakan pula ke Dani alias Japra.”

Dengan Ririn menanyakan kejadian pembunuhan ke berapa temannya berarti Ririn benar-benar tidak tahu tentang kasus pembunuhan tersebut. Jelas Toni RM.

“Tentang BRIlink menurut Ririn tidak tahu, hanya Priyo yang tau tentang BRIlink, nanti ya biar Priyo yang menjelaskan soal BRIlink, nanti dikesaksiannya.”

Masih kata Toni RM, kenapa Ririn sampai ke Jakarta, karena diajak Priyo juga, karena pikiran Ririn sudah kacau karena Ririn sudah metahui kabar tentang pembunuhan tragis yang dialami keluarga Sahroni, jadi Ririn nurut saja apa yang dikatakan Priyo, kemudian di ajak ke Semarang, habis ke Semarang mau ke Indramayu tapi nyasar ke Surabaya, terus sampai balik lagi ke Indramayu itu semua ajakan Priyo, dan ahkirnya tertangkap di wilayah Kedokanbundar Indramayu.

Dan Toni RM juga sempat menujukan dokumen berupa foto sosok Aman Yani yang selama ini sering disebut-sebut oleh terdakwa Ririn dan Priyo, Aman Yani diduga otak pembunuhan satu keluarga tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *