Rednews.my.id, Indramayu – Aparat kepolisian Sektor (Polsek) Sukagumiwang akhirnya mengungkap kronologi insiden kebakaran yang melanda kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pantura Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (25/9/2026).
Menurut keterangan Kapolsek Sukagumiwang, AKP Suripto, S.H., M.H., peristiwa tersebut bermula ketika satu unit minibus Nissan Livina dengan nomor polisi E 1571 SP tengah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
“Saat pengisian berlangsung, muncul percikan api dari kendaraan minibus tersebut. Kobaran api kemudian membesar secara cepat dan langsung menyambar satu unit truk tronton bermuatan besi yang kebetulan sedang mengisi bahan bakar di lajur sebelahnya,” ujar AKP Suripto.
Situasi sempat membuat panik warga dan pengendara yang melintas di jalur Pantura. Petugas SPBU dibantu warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar.
Kobaran api baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara total setelah dua unit armada pemadam kebakaran dari Pemkab Indramayu diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan lokalisir dan pendinginan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam insiden ini. Pengemudi kedua kendaraan beserta operator SPBU dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api muncul.Hingga rilis ini dikeluarkan, area lajur pengisian SPBU telah dipasangi garis polisi (police line) guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk penyebab pasti munculnya api pada minibus tersebut, saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Tim Inafis Polres Indramayu. Kerugian materiil juga masih dalam pendataan,” tutup Kapolsek Sukagumiwang.















