Memasuki Hari Ketujuh, Tim SAR Gabungan Sisir 7 Sektor Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

banner 120x600

Rednews.my.id, Pandeglang – Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang mengalami hilang kontak saat hendak meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, resmi memasuki hari ketujuh pada Senin (14/9/2026). Hingga saat ini, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban maupun bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa area pencarian kini terus diperluas secara masif. Tim SAR membagi wilayah penyisiran menjadi tujuh sektor utama yang mencakup perairan Banten hingga perbatasan Lampung.

“Kami mengoptimalkan seluruh alutsista yang ada. Kekuatan penuh dikerahkan untuk mengepung titik-titik krusial di Selat Sunda, terutama Sektor X yang menjadi batas langsung kedua provinsi,” ujar Al Amrad dalam keterangannya.

Pengerahan Jalur Laut dan Udara guna mempercepat proses penemuan, operasi hari ini melibatkan belasan kapal operasional. Unsur laut yang diterjunkan di antaranya adalah KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, hingga kapal perang KRI Kerambit dan KRI Leuser.

Tidak hanya menyisir permukaan laut, pemantauan dari udara juga diperkuat dengan menerjunkan Helikopter HR-3604 serta dua unit drone thermal milik Basarnas untuk mendeteksi suhu tubuh atau objek asing di perairan.

Kronologi KejadianMusibah ini bermula ketika rombongan jurnalis berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan tersebut berencana melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kapal dilaporkan dalam kondisi layak berlayar dan sempat melakukan kontak terakhir pada Senin petang pukul 18.00 WIB sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya. Adapun identitas lima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah:

— Muhammad Bagus Khoirunas (Pewarta Foto ANTARA).
— Arie Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com).
— Donal Husni (Fotografer Lepas)
— Yudhistira (iNews).
— Daus (Anadolu Agency).

Selain kelima jurnalis, tiga orang lainnya yang turut hilang adalah nakhoda kapal, satu orang anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu wisata.

Upaya Kultural Warga LokalDi tengah ketatnya pencarian logistik oleh Tim SAR, warga lokal dan nelayan di pesisir Banten hari ini turut menggelar aksi simpatik dengan mengadakan tradisi melarung kepala kerbau ke laut. Pendekatan kultural dan doa bersama ini dilakukan sebagai wujud permohonan keselamatan agar seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Pihak otoritas mengimbau kepada seluruh nelayan yang melintas di sekitar Selat Sunda untuk segera melapor ke posko SAR terdekat jika melihat objek yang mencurigakan di lautan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *