Tanggul Jebol, Jalan Tambi-Tegalurung Desa Tugu Sliyeg, Warga Minta Bupati Segera Bertindak

banner 120x600

 

Rednews.my.id, Indramayu – Kondisi tanggul sungai yang bocor di Kecamatan Sliyeg membuat ruas Jalan Kabupaten Tambi – Tegalurung KM 7, 8, dan 9 tergenang air setiap hari. Warga Desa Tugu dan Desa Tugu Kidul akhirnya mengambil langkah mengirim surat terbuka kepada Bupati Indramayu, H. Luky Hakim.

Surat terbuka itu ditandatangani oleh H. Sutomo selaku perwakilan warga dan Tardono selaku Anggota BPD Desa Tugu pada Rabu, 6 Agustus 2026.

Dalam surat tersebut disebutkan, rembesan air berasal dari saluran sekunder antara Pintu Air Dr. 5, 6, dan 7. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga merembes ke pekarangan dan masuk ke rumah-rumah warga.

Rawan Kecelakaan dan Wabah Penyakit
Genangan di jalan raya membuat para pengguna jalan, khususnya pelajar dan pekerja yang naik motor, sering terkena cipratan air kotor.
“Ini sangat mengganggu dan sering memicu percekcokan. Kondisi jalan juga rawan menyebabkan kecelakaan,” bunyi surat tersebut.

Warga juga khawatir dengan dampak kesehatan. “Pekarangan dan rumah basah terus. Kami takut timbul wabah penyakit,” lanjut warga.

Desak Penguatan Tanggul dan Peninggian Jalan
Dalam tuntutannya, warga meminta Pemkab Indramayu segera melakukan:
1. Penguatan dan peninggian tanggul sungai serta pembangunan drainase untuk menampung rembesan air.
2. Peninggian badan Jalan Kabupaten Tambi – Tegalurung agar tidak lebih rendah dari permukaan aliran sungai.

Surat terbuka ini juga ditembuskan kepada Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Kepala BBWS Wilayah Cirebon, Forkopimcam Sliyeg, Kuwu Desa Tugu, dan Kuwu Desa Tugu Kidul.

Warga berharap “Salam Indramayu Reang” yang digaungkan Bupati benar-benar dirasakan dengan adanya perbaikan nyata di wilayah mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *