Rednews.my.id, Indramayu - Ikatan istri dokter Indonesia ( IIDI ) wilayah Kabupaten Indramayu menggandeng yayasan rumah zakat kecamatan Cantigi menggelar Santunan ke anak yatim piatu, jompo dan anak-anak santri di wilayah kecamatan Cantigi, kegiatan tersebut di laksanakan di mushola Bani Alwi Blok H ustam, desa penyingkiran Kidul kecamatan Cantigi kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Pemberian santunan kepada Anak Yatim Piatu, jompo dan anak- anak santri diserahkan oleh dr. Ratnasari dewi bersama staff membagikan 60 amplop kepada anak-anak santri dan anak yatim piatu dan jompo dari masyarakat kecamatan Cantigi.
Ratna sari Dewi mengatakan, bantuan santunan kepada Anak Yatim dan Piatu, merupakan program dari inisiatif para keluarga dokter IIDI( ikatan istri dokter Indonesia) cabang Indramayu, yang diadakan setiap tahun di seluruh desa yang ada di wilayah Indramayu . Sumber dananya berasal dari sumbang an keluarga dokter dan yang tergabung di organisasi tersebut
“Melalui program ini semoga bisa bermanfaat bagi anak -anak dan warga sekitar” terang dokter Ratna
Ketua yayasan rumah zakat kecamatan Cantigi Abdul wahid sebagai Mitra program tersebut menyambut baik, karena program tersebut terlaksana di wilayah binaan nya, dan sangat di sambut antusias oleh anak-anak santri dan anak yatim piatu di wilayah kecamatan Cantigi, kegiatan ini kedepan lebih banyak lagi para donatur yang ingin berbagai dengan anak kaum Dhuafa dan anak yatim piatu.
“ saya sangat senang dengan terealisasi nya program ini, walaupun masih terbatas, tapi mudah- mudahan kedepan bisa terakomodir semua kaum Dhuafa di kecamatan Cantigi”kata Abdul wahid
Hal yang sama juga di sampaikan oleh tuan Rumah Ustad Muhammad nasori, sebagai sesepuh anak-anak santri mushola Bani Alwi desa penyingkiran kidul merasakan senang dengan program tersebut, karena anak-anak bisa termotivasi untuk saling memberi kebaikan di bulan Ramadhan ini
“ Semoga para penyelenggara bisa terus berbagi kebaikan, walaupun sekecil apapun kebaikan harus tetap hidup” pungkas Nasori.
Reporter : c.tisna
Editor : c.tisna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar